16 January 2012

Makalah: Pengukuran suhu tubuh

PENGUKURAN  SUHU BADAN
Ø  Pengertian;
Arti badan suhu adalah derajat panas yang dihasilkan oleh tubuh manusia sebagai keseimbangan pembakaran dalam tubuh dengan pengeluaran panas melalui keringat,pernapasan,sisa-sisa pembuangan [eksresi] dan penyinaran [radiasi], hantaran [kondoksi ]dan convection [konveksi].
Tujuan;
       Tujuan mengukur panas badan adalah;
Ø  Mengetahui suhu badan panas.
Ø  Mengetahui adanya kelainan pada tubuh dipergunakan sebagai salah satu penyokong dalam membantu menentukan diagnosa.
Ø  Mengetahui perkembangan penyakit.
Pelaksanaan;
Pengukuran panas badan dilaksanaan pada;
Ø  Kepada setiap pasien barula
Ø  Menurut peraturan rumah sakit, yang secara rutin 3 kali sehari.
Ø  Sewaktu waktu bila pasien dalam keadaan demam. Sesudah menggigil atau atas intruksi dokter.
Macam-macam thermometer:
o   Menurut penggunaanya:
Ø  Thermometer badan.
Ø  Thermometer udara.

o   Menurut skala:
Ø  Thermometer Celeius
Ø  Thermometer Fahrenheit
Ø  Thermometer Reamur
o   Menurut bentuk:
Ø  Reservoir bulat panjang dengan tabung gelas kecil,untuk pengambilan suhu melaliu mulut [secara oral].
Ø  Reservoir bulat dengan gelas tabung gelas agar besar, untuk pengambilan suhu melalui pelepasan [secara rectal].
Ø  Reservoir bulat panjang dengan tabung gelas persegi gepeng, bundar, persegi , untuk pengambilan suhu melalui ketiak [secara axila].
Tempat untuk mengukur derajat suhu:
Ø  Ketiak [axial]
Ø  Mulut [kavum oris]
Ø  Pelepasan [rectum]
PENGUKURAN SUHU AKSILA
Pengertian :
Mengukur suhu klien dengan menggunakan thermometer yang di tempatkan di aksi/ketiak.
Tujuan :
Mengetahui suhu tubuh klien untuk menentukan tindakan kesehatan dan membantu menentukan diagnosa.
Keuntungan:
Ø  Aman dan tidak mengganggu.
Ø  Dapat digunakan dapat bayi baru lahir.
Pelaksanaan:
Ø  Menurut kebiasaan rumah sakit.
Ø  Dimana tidak dapat dikerjakan pada bagaian tubuh lainnya.
Nilai normal untuk suhu per aksila
Ø  Orang dewasa adalah 35,8-37,3o C
Ø  Bayi 36,8-37o C.
Tidak dapat digunakan pada :
Ø  Pasien yang sangat kurus.
Ø  Pasien yang luka / kudis diketiak, operasi pada mammae.
MENGUKURAN SUHU ORAL
Pengertian:
Mengukur suhu tubuh klien dengan menggunakan  thermometer yang ditempatkan di mulut/oral.
Tujuan:
Mengetahui suhu tubuh klien untuk menentukan tindakan kesehatan dan membantu menentukan diagnosa.
Keuntungan:
Ø  Paling mudah dilakukan, nyaman, pembacaan hasil akurat.
Nilai normal suhu per oral adalah 35,8-37,3o C
Kontraindikasi :
Ø  Klien tidak mampu menahan termometer di dalam mulut.
Ø  Resiko tergigit oleh klien seperti bayi atau anak kecil.
Ø  Klien bingung atau tidak sadar .
Ø  Perbedaan oral .
Ø  Trauma mulut atau wajah .
Ø  Bernapas hanya dengan melalui mulut.
Ø  Riwayat kejang-kejang.
Ø  Gemetar kedinginan.
PENGUKURAN SUHU REKTAL
Pengertian:
Mengukur suhu tubuh dengan menggunakan thermometeryang ditempatkan di rectal/anus/pelepasan.
Tujuan:
Mengetahui suhu tubuh klien untuk menentukan tindakan kesehatan dan membantu  menentukan  diagnosa.
Kontraindikasi;
Ø  Pembedahanatau gangguan pada rectal seperti pada tumor/hemoroid.
Ø  Klien yang tidak dapat berposisi baik seperti mereka dengan traksi atau pada bayi baru lahir.
Ø  Pada klien yang berpenyakit kelamin.
Nilai normal suhu per rectal pada orang dewasa adalah :36,1-37oC




v  PENGUKURAN SUHU REKTAL
                                                                        Hari/Tanggal:
NO
URAIAN KEGIATAN PENILAIAN
NILAI
1
2
3
4
A
PERSIAPAN ALAT :





1.       Baki bersih :





Ø  Termometer rektal/air raksa/elektrik siap pakai





Ø  Vaselin/pelumas





Ø   Kertas tisu bila perlu





Ø  Nierbekken





Ø  Larutan sabun/deinfektan,air bersih.





Ø  Waskom dan tempatnya.





Ø  Sarung tangan sekali pakai





Ø  Alat tulis dan kertas dokumentasi.




B.
PERSIAPAN KLIEN :





1.       Jelaskan prosedur pada klien.





2.       Posisi klien diatur senyaman mungkin.





3.       Perhatikan privasi pasien ( Pasang tirai atau penutup(gorden / pintu)




C.
PELAKSANAAN :





1.       Bawa alat ke dekat pasien.





2.       Mencuci tangan.





3.       Gunakan sarung tangan.





4.       Pasang tirai atau penutup (gorden/pintu)ruangan.





5.       Buka pakaian yang menutupi daerah anus.





6.       Atur posisi klien :
·         Dewasa : Sims atau miring dan kaki sebelah atas ditekuk kearah perut.





·         Bayi/ anak :tengkurap terlentang.





7.       Lumasi ujung thermometer dengan vaselin sekitar 2,5-3,5 cm untuk orang dewasa dan 1,2-2,5 cm untuk bayi / anak-anak.





8.       Buka anus dengan menaikkan gluteus atas dengan diri (untuk dewasa).jika bayi tengkurap ditempat tidur,regangkan kedua gluteus dengan jari-jari.





9.       Minta klien untuk menarik napas dalam dan masukkan thermometer secara perlahan kedalam anus sekitar 3,5 cm pada orang dewasa dan 1,2-2,5 cm pada bayi /anak.





10.   Pegang thermometer ditempat selama 2-3 menit (orang  dewasa) dan 5 menit untuk anak-anak.





11.   Keluarkan  thermometer dengan hati-hati.





12.   Bersihkan  thermometer dengan kertas tissue halus dengan cara memutar dari ujung pentolan thermometer.buang tissue kedalam nierbekken.





13.   Baca tingkat air raksa.





14.    Lap daerah anus untuk membersihkan pelumas atau feses dan rapikan klien.





15.   Turunkan tingkat air raksa dalam skala awal.





16.   Kembalikan thermometer pada tempatnya.





17.   Lepaskan sarung tangan dan cuci tangan.




D.
EVALUASI :





1.       Validasi perasaan klien





2.       Bersihkan dan kembalikan pada tempatnya.





3.        Cuci tangan.




E.
DOKUMENTASI :





1.       Catat hasil pemeriksaan dan sampaikan pada klien.





2.        Cantumksan hari,tanggal,waktu dan nama petugas yang melakukan tindakan.




JUMLAH






Keterangan :
4= Dilakukan sesuai prosedur.
3=Dilakukan tapi perlu perhatian.
2=Dilakukan tapi tidak sesuai prosedur.
1=tidak dilakukan
                                                       

2 comments:

  1. Replies
    1. thanks atas perhatiannya.. artikel ini dari panduan peraktek klinik keperawatan Stikes Nani Hasanuddin.

      Delete

Terima kaih atas komentarnya

Ikuti dengan Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Informasi terpopuler