30 March 2013

ASUHAN KEPERAWATAN (Askep) ABLASI RETINA

Salam. Pada kali ini saya akan membagikan tentang Asuhan Keperawatan (Askep) ABLASI RETINA. Selamat Membaca.
A.    Definisi
-          Ablasi retina adalah suatu keadaan terpisahnya lapisan sensorik retina dari lapisan epitel pigmen retina (Daniel, 2000).
-          Ablasi retina adalah merupakan keadaan terlepasnya retina yang diikuti dengan penimbunan cairan pada ruang potensial antara retina dengan sel pigmen epitel koroid (Sidarta Ilyas, 2003)
B.     Etiologi
Ablasi retina disebabkan oleh:
1.      Robekan retina akibat tarikan dari sisi badan kaca akibat jaringan parut.
2.      Robekan retina terjadi akibat eksudasi, bila terjadi timbunan dari pandangan atau tumor.
3.      Akibat adanya robekan pada retina, cairan masuk ke belakang dan mendorong retina.

29 March 2013

Asuhan Keperawatan (Askep) gagal jantung kongestif

Salam. Pada kali ini saya akan membagikan tentang Asuhan Keperawatan (Askep) gagal jantung kongestif. Selamat Membaca.

TINJAUAN TEORI CHF
 A.  DEFINISI
Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadp oksigen dan nutrien. (Diane C. Baughman dan Jo Ann C. Hockley, 2000)
Suatu keadaan  patofisiologi  adanya kelainan  fungsi jantung   berakibat  jantung gagal memompakan darah untuk memenuhi kebutuhan  metabolisme  jaringan dan atau kemampuannya hanya ada kalau  disertai peninggian  tekanan pengisian  ventrikel kiri  (Braundwald )

B.  ETIOLOGI
Gagal jantung kongestif dapat disebabkan oleh :
Ø  Kelainan otot jantung
Gagal jantung sering terjadi pada penderita kelainan otot jantung, disebabkan menurunnya kontraktilitas jantung.  Kondisi yang mendasari penyebab kelainan fungsi otot mencakup ateriosklerosis koroner, hiprtensi arterial, dan penyakit degeneratif atau inflamasi.
Ø  Aterosklerosis koroner mengakibatkan disfungsi miokardium karena terganggunya aliran darah ke otot jantung.  Terjadi hipoksia dan asidosis (akibat penumpuikan asam laktat).  Infark miokardium (kematian sel jantung) biasanya mendahului terjadinya gagal jantung.  Peradangan  dan penyakit miokardium degeneratif, berhubungan dengan gagal jantung karena kondisi yang secara langsung merusak serabut jantung, menyebabkan kontraktilitaas menurun.

28 March 2013

Aushan Keperawatan (askep) Infark miokard akut (IMA)

Salam. Pada kali ini saya akan membagikan tentang Aushan Keperawatan (askep) Infark miokard akut (IMA). Selamat Membaca.
 
INFARK MIOKARD AKUT

A.  DEFINISI

Infark miokard adalah kematian/nekrosis jaringan miokard akibat  penurunan    secara tiba-tiba aliran darah arteri koronaria ke jantung atau terjadinya peningkatan kebutuhan oksigen secara tiba-tiba tanpa perfusi arteri koronaria yang cukup.

B.  ETIOLOGI

Infark miokard dapat disebabkan oleh :
Ä  penyempitan kritis arteri koroner akibat ateriosklerosis atau oklusi arteri komplit akibat embolus atau trombus.
Ä  Penurunan aliran darah koroner dapat juga disebabkan oleh syok dan hemoragi. 
Ä  Ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen miokard.

22 March 2013

Asuhan Keperawatan (askep) BRONCHOPNEUMONEA

Salam. Pada kali ini saya akan membagikan tentang Asuhan Keperawatan (askep) BRONCHOPNEUMONEA. Selamat Membaca.
LAPORAN PENDAHULUAN
BRONCHOPNEUMONEA

I.  KONSEP MEDIK

A.      Pengertian
Bronchopneumonea adalah radang pada paru-paru yang mempunyai penyebaran berbecak, teratur dalam satu area atau lebih yang berlokasi di dalam bronki dan meluas ke parenkim paru (Brunner dan Suddarth, 2001).

B.     Etiologi
1.       Bakteri contohnya : Diplococcus pneumonia, Streptococcus pneumonia.
2.       Virus contohnya : Virus Influenza, Virus Parainfluenza.
3.       Jamur contihnya : Histoplasma cospulatum, Caudida, Kriptococcus dan blastomises.

20 March 2013

Makalah : Kontasepsi/ Keluarga berencana (KB)

Salam. Pada kali ini saya akan membagikan tentangMakalah : Kontasepsi/ Keluarga berencana (KB). Selamat Membaca.


BAB II
PENDAHULUAN

Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah terjadinya kehamilan. Upaya itu dapat bersifat sementara, dapat pula bersifat permanen. Penggunaan kontrasepsi merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi fertilitas.
Daya guna sauatu kontrasepsi diukur dengan rumus pearl yang diajukan pada tahun1930-an. Menurut rumus ini tingkat kehamilan (pregnancy rate = kehamilan per 100 tahun wanita) ialah 1200 X jumlah kehamilan/jumlah siklus seluruhnya. Asumsi yang dipakai oleh pearl ialah bahwa setiap akseptor mempunyai kesuburan yang homogen, sehingga 100 akseptor yang diobservasi selama 2 tahun, atau sama dengan 50 akseptor yang diobservasi selama 2 tahun, atau sama dengan 200 akseptor selama 6 bulan.
Daya guna kontrasepsi terdiri atas daya guna teoritis atau fisiologik. Daya guna teoritis merupakan kemampuan suatu cara kontrasepsi bila dipakai dengan tepat, sesuai dengan instruksi dan tanpa kelalaian. Daya guna pemakaian adalah perlindungan terhadap konsepsi yang ternyata pada keadaan sehari-hari yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ketidakhati-hatian, tidak taat asas, motivasi, keadaan sosial ekonomi budaya, pendidikan dll. Daya guna demografik menunjukan berapa banyak kontrasepsi diperlukan untuk mencegah suatu kelahiran.
Sampai saat ini belum ada suatu cara kontrasepsi yang 100% ideal. Ciri-ciri suatu kontrasepsi yang ideal meliputi daya guna, aman, murah, estetik, mudah didapat, tidak memerlukan motivasi terus-menerus, dan efek sampingan minimal.
Pada pembahasan makalah ini sedikit banyak diuraikan cara kontrasepsi sebagai usaha medik dalam keluarga berencana. Cara kontrasepsi yang dibahas adalah kontrasepsi Pil

19 March 2013

Asuhan Keperawatan (askep) Maternitas Post Partum

Salam. Pada kali ini saya akan membagikan tentang Asuhan Keperawatan (askep) Maternitas Post Partum. Selamat Membaca.
KEPERAWATAN MATERNITAS
PENGKAJIAN POST NATAL


 


Nama Mahasiswa      : VIK SALAMANJA                       Tanggal : 21-05-2003
Ruangan / RS                        : Post natal / Perjan RSUP. DR. Wahidin Sudirohusodo

DATA UMUM KESEHATAN

1.  Initial klien             : Ny. N                                                 Umur : 30 Tahun
3.  Alamat                   : Jl Pahlawan Terminal Panaikan
2.  Status Obsetrikus   : Nifas hari ke II P I A 0

NO
TIPE PERSALINAN
BB LAHIR
KEADAAN BAYI WAKTU LAHIR
KOMPLIKASI NIFAS
UMUR SEKARANG
1.
Partus aterm (LBK)
3380 gr
Menangis spontan
Tidak ada
2 hari

3.      Masalah kehamilan sekarang         : Tidak ada
4.      Riwayat persalinan sekarang         : Kelahiran spontan
5.      Riwayat Keluarga Berencana       : Belum pernah mengikuti KB
6.      Rencana Keluarga Berencana       : Rencana mau ikut kontransepsi ( suntik/ Pil )

16 March 2013

Auhan Keperawatan (Askep) INC Patologis

Auhan Keperawatan (Askep) INC Patologis - Salam. Kali ini saya akan membagikan tentang Auhan Keperawatan (Askep) INC Patologis, selamat membaca.
BAB  I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG
Di dalam Rencana Strategic Nasional Making Pregnancy Safer di Indonesia 2001-2010 disebutkan bahwa dalam konteks Rencana Pembangunan Kesehatan Menuju Indonesia Sehat 2010 adalah “ Kehamilan dan Persalinan di Indonesia berlangsung aman, serta bayi yang dilahirkan hidup dan sehat“. Dengan pertimbangan tersebut maka upaya pertolongan persalinan yang sangat pesat perkembangannya dibidang Obstetrics dan Gynecology, salah satunya adalah tindakan bedah Sectio Caesaria.
Sectio Caesaria adalah pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding perut dan dinding uterus , ( Mochtar R, 1998 ).  Di  era ini cara ini jauh lebih  aman dibandingkan dahulu berhubung dengan adanya antibiotic, transfusi darah, tehnik operasi yang lebih sempurna, anestesi yang lebih baik dan perawatan yang kian berkembang. Karena itu ada kecenderungan untuk melakukan Sectio Caesaria tanpa dasar yang cukup kuat. Dalam hubungan ini perlu diingat bahwa seorang ibu yang telah mengalami pembedahan ini merupakan seorang yang mempunyai parut dalam uterus, dan tiap kehamilan serta persalinan berikut memerlukan pengawasan yang cermat berhubungan dengan bahaya rupture uteri, namun bahaya ini dapat ditekan dengan tehnik bedah yang sempurna dan perawatan yang  optimal baik sebelum operasi maupun perawatan setelah operasi.
Perawat sebagai pemberi pelayanan professional  keperawatan pada klien dengan post operasi Sectio Caesaria hendaknya memperhatikan respon dan kebutuhan penderita selama perawatan, baik kebutuhan fisiologi maupun psikologis penderita.
Ditinjau dari sudut penderita, tidak ada yang lebih penting selain dari perawatan pasca bedah, karena perawatan ini memerlukan perhatian khusus dari seluruh staf keperawatan.

15 March 2013

Asuhan Keperawatan (Askep) : Infark miokard

Samlam. Kali ini saya akan membagikan tentang Asuhan Keperawatan (Askep) : Infark miokard. selamat membaca.
BAB I
PENDAHULUAN
A.          Latar Belakang
Infark miokardial merupakan nekrosis jaringan jantung akibat istemia jantung tak berubah. Penyakit ini sering disebut dengan serangan jantung. Kebanyakan pasien salah mengartikan dengan mendeskripsikan  serangan jantung sebagai jantung yang meledak. Dalam hal ini, pasien harus diajari etiologi nyata mengenai infark miokard. Dalam menangani pasien yang mengidap penyakit ini. Perawat harus secara rutin memonitir tanda vital, termasuk kadar hemodinamis, dan suara detak jantung. Selama tahap infark akut, perawat perlu menyediakan suasana yang tenang bagi pasien. Selain itu perawat juga harus mengkaji keberadaan nyeri dada.

14 March 2013

asuhan keperawatan (Askep) ulkus peptikum

Salam. Kali ini saya akan membagikan tentang asuhan keperawatan (Askep) ulkus peptikum. Selamat membaca.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN
GANGGUAN GASTROINTESTINAL (ULKUS PEPTIKUM)
A.    DEFINISI
Ulkus peptikum adalah suatu gambaran bulat atau semi bulat/oval pada permukaan mukosa lambung sehingga kontinuitas mukosa lambung terputus pada daerah tukak.
B.    ETIOLOGI
Ulkus peptikum biasanya disebabkan oleh hipersekresi asam lambung, namun ini hanya merupakan salah satu faktor penyebab. Ulkus peptikum bisa pula disebabkan oleh:
-          Dekstruksi mukosa lambung
-          Obat-obatan (aspirin)
-          Zat-zat perangsang (alkohol/kafein)
-          Stress, emosi
-          Helicobacter pylori

13 March 2013

Asuhan keperawatan (Askep) Ileus

Salam. Kali ini saya akan membagikan tentang Asuhan keperawatan (Askep) Ileus. Selamat membaca.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN ILLEUS
A.    DEFINISI
1.      Illeus obstruktif
Merupakan suatu sinonoma yang berbahaya dan membutuhkan tindakan segera menurut letak obstruksinya dibagi dalam 2 golongan:
a.       Obstruksi tinggi, jika mengenai usus halus
b.      Obstruksi rendah, bila mengenai usus besar
2.      Illeus paralytica
Gangguan pasase usus oleh karena paralytic usus di mana syaraf dari usus sebagian, seluruhnya tidak bekerja.
B.     ETIOLOGI
1.      Illeus obstruktif
a.       Kelainan di dalam lumen akibat benda asing
b.      Kelainan di dalam dinding seperti heman, stenosis, resiao congenital strictora.
c.       Kelainan di luar dinding usus
2.      Illeus paralytica
a.       Konsumsi obat-obatan
b.      Konsumsi alkohol
c.       Kimiawi
d.      Post operatif
e.       Sepsis

9 March 2013

Asuhan Keperawatan (Askep) Tonsilitis

Salam. Kali ini saya akan membagikan tentang Asuhan Keperawatan (Askep) Tonsilitis. Selamat membaca.


ASUHAN KEPERAWATAN PADA KASUS TONSILITIS
A.    DEFINISI
Tonsilitis adalah suatu peradangan akut pada tonsil dan kriptonya.
B.     ETIOLOGI
Streptococcus beta, haemoliticus group A, virus (Adeno virus, Virus echo, virus influenza), streptococcus viridans, streptococcus pyagenes adalah penyebab terbanyak.
C.    MANIFESTASI KLINIK.
  1. Nyeri menelan (dispagia).
  2. Nyeri tenggorokan, pasien mengeluh ada penghalang di tenggorokan dan terasa kering.
  3. Demam (menggigil).
  4. Malaise atau klien merasa lemah.
  5. Tonsil nampak membesar, kemerahan, permukaan tidak rata, kriptus membesar dan terisi detritus.
  6. Nafsu makan kurang.
  7. Banyak keluar keringat.
  8. Pernafasan berbau.

Asuhan Keperawatan (Askep) Haemoroid

Salam. Kali ini saya akan berbagi tentang Asuhan Keperawatan (Askep) Haemoroid. Selamat Membaca.
ASUHAN KEPERAWATAN
PADA KLIEN DENGAN HAEMOROID
A.    DEFINISI
Hemoroid adalah varises vena pada rectum atau kumpalan dan pelebaran satu segmen atau lebih.
B.     ETIOLOGI
  1. Teori varicatis
  2. Teori hiperplasia (infeksi dan penyempitan)
  3. Teori anal sude/anal casthiau (bantalan anus) merupakan penyebab yang tersering.
C.    MANIFESTASI KLINIK
  1. Perdarahan: gejala perdarahan haemoroid internal
  2. Bila haemoroid membesar akan menyebabkan prolapsus
  3. Adanya cairan mukosa yang keluar sehingga dapat menyebabkan iritasi pada kulit
  4. Sakit/nyeri sering timbul bila ada trombosis dengan oedema dan inflamasi.

5 March 2013

Asuhan Keperawatan (askep) Post op hernia

Salam. Kali ini saya akan membagikan tentang asuhan keperawatan (Askep) Post Op hernia. Selamat membaca.


ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HERNIA
A.    DEFINISI
Hernia adalah menonjolnya suatu organ/struktur organ dan tempat yang normal melalui sebuah defek kongenital atau yang didapat
Klasifikasi:
1.      a.  Hernia inguinalis indirek: batang usus melewati cincin abdomen dan mengikuti saluran sperma masuk ke dalam kanalis inguinalis.
b.  Hernia inguinalis direk: batang usus melewati dinding inguinal bagian posterior.
  1. Hernia femoralis: hernia yang batas usus melewati femoral ke dalam kanalis femorales.
  2. Hernia Umbilikus: hernia pada orang dewasa yang terjadi di dinding abdomen di sebelah sentral tepat di atas umbilikus.
  3. Hernia Inersional: batang usus atau organ lain menonjol melalui jaringan perut yang lemah.
  4. Hernia apigartrium: hernia kecil dan tambahan jaringan peritonium yang terjadi lewat selubung otot pada garis tengah abdomen di bawah sternum.
  5. Hernia scortalis: hernia pada scrotum.
B.     ETIOLOGI

3 March 2013

Asuhan Keperawatan (askep) Batu ginjal



Kali ini saya akan membagikan tentang asuhan keperawatan (askep) batu ginjal. Selamat membaca.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN
DENGAN BATU GINJAL
A.    DEFINISI
Batu ginjal adalah batu yang terbentuk dan deposit mineral, umumnya kalsium oksalat dan kalsium fosfat serta asam urat dan kristal-kristal lain yang ditemukan sepanjang traktus urinarius.
B.     ETIOLOGI

2 March 2013

Asuhan Keperawatan (askep) Katarak

Salam. Kali ini saya akan membagikan tentang asuhan keperawatan (askep) Katarak. Selamat membaca.



ASUHAN KEPERAWATAN
PADA KLIEN DENGAN KATARAK
A.    DEFINISI
Katarak adalah setiap keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat hidrasi (penambahan cairan) lensa, denaturasi protein lensa, atau akibat kedua-duanya, biasanya mengenai kedua mata dan berjalan progresif serta sering terjadi pada usia > 50 tahun.
B.     ETIOLOGI
  1. Kimia: keracunan kortikosteroid, ergot dan lain-lain
  2. Fisik: trauma mata
  3. Penyakit metabolik: diabetes mellitus, galaktosemi, distrofi miotonik
  4. Penyakit mata: glaukoma, ablasi, uveitis
  5. Genetik
  6. Usia à paling sering pada usila à oleh Karen degenerasi
  7. Rokok dan konsumsi alkohol meningkatkan risiko katarak

Ikuti dengan Email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Informasi terpopuler